Jakarta, 20 Juli 2026 – Suasana Aula SMA Muhammadiyah 18 Jakarta dipenuhi antusiasme para siswa dalam kegiatan Meet & Greet Film Takkan Ku Biarkan Kau Menangis yang diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi pengalaman istimewa karena menghadirkan langsung para insan perfilman Indonesia untuk berbagi cerita dan inspirasi kepada para peserta.
Acara ini diikuti tidak hanya oleh siswa SMA Muhammadiyah 18 Jakarta, tetapi juga dihadiri oleh siswa dari SMP Muhammadiyah 35 Jakarta dan SMK Muhammadiyah 9 Jakarta, sehingga menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembelajaran lintas jenjang pendidikan di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Cipulir.
Hadir dalam kesempatan tersebut sutradara Ferly Halim bersama para pemeran film Takkan Ku Biarkan Kau Menangis, di antaranya Ariyo Wahab, Agoye Mahendra, dan Nury Zhafira. Kehadiran mereka disambut meriah oleh para siswa yang telah memenuhi aula sejak awal acara.
Film Takkan Ku Biarkan Kau Menangis mengangkat kisah tentang perjuangan, kasih sayang keluarga, persahabatan, dan keteguhan hati dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Melalui alur cerita yang penuh emosi, film ini mengajak penonton untuk belajar tentang arti pengorbanan, pentingnya saling menguatkan, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap tantangan.
Dalam sesi Meet & Greet, para pemain dan sutradara membagikan pengalaman mereka selama proses produksi film, mulai dari pendalaman karakter, tantangan saat syuting, hingga pesan moral yang ingin disampaikan kepada masyarakat. Para siswa juga diberikan kesempatan untuk berdialog secara langsung, mengajukan pertanyaan, serta berfoto bersama para narasumber.
Suasana acara berlangsung sangat meriah dan penuh keakraban. Gelak tawa, tepuk tangan, serta antusiasme para peserta mewarnai setiap sesi. Interaksi yang hangat antara para pemain film dengan siswa menjadikan kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan motivasi dan wawasan baru mengenai dunia perfilman Indonesia.
Melalui kegiatan ini, SMA Muhammadiyah 18 Jakarta berharap peserta didik dapat mengambil nilai-nilai positif yang terkandung dalam film, seperti semangat pantang menyerah, kepedulian terhadap sesama, pentingnya menjaga hubungan keluarga, serta keberanian untuk terus bermimpi dan berkarya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperluas wawasan siswa mengenai industri kreatif sehingga mampu menginspirasi mereka untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan karakter yang unggul sesuai dengan semangat School of Champion.
Related
Related posts:
No related posts.




